Flaming Soccer ball Ricky TKJ-1
SEMOGA BERMANFAAT

Blogger templates

Rabu, 25 Juli 2012

Perintah Dasar Linux


1.      MKDIR <filename>      à Untuk membuat folder.
       Contoh                          à  $ mkdir ricky

2.      Cat > <namafile.txt>     à Untuk membuat file.
       Contoh                          à $ cat > ricky.txt

3.      Cp  <namafile> <tujuan>     à Untuk mencopy atau menggandakan.
       Contoh                                 à $ cp ricky.txt ricky (untuk file)
                                                                         $ cp –r ricky malaya (untuk folder)

4.      Echo  <huruf,kata,kalimat>  à Menampilkan huruf, kata, kalimat yang kita tulis.
                     Contoh                                à $ echo ricky malaya putra

5.      Uniq <namafile>   à Bila ada karakter atau huruf yang sama secara berurutan maka akan ditampilkan satu karakter atau satu huruf saja.
      Contoh                     à $ uniq ricky.txt

6.      PS           à (ps=perintah status
Contoh   à $ ps

7.      Pwd         à Melihat direktori kerja saat ini.
Contoh    à # pwd

8.      Last         à Melihat user sebelumnya yang telah login dikomputer.
Contoh    à # last

9.      Uptime   à Melihat jumlah waktu pemakaian computer oleh seseorang.
Contoh   à # uptime

10.  Chage     à Mengubah masa berlaku password user.
Contoh    à # chage

11.  CHFN <namauser>   à Mengubah informasi user.
Contoh                      à # chfn ricky

12.  Finger <namauser>   à Melihat informasi user.
Contoh                       à # finger ricky

13.   Passwd <namapassword user>  à Untuk mengganti password
Contoh                                             à # passwd Malaya (password sebelumnya ricky)

14.  Mv (rename) <nama awal> <nama akhir>  à Untuk mengganti nama file.
Contoh                                                               à # mv ricky.txt ri.txt

CARA MENGINSTAL DEBIAN


  1. Nyalakan komputer terlebih dahulu.
  2. Setelah muncul tampilan BIOS, masukkan CD Linux Debian. Kemudian tekan Del untuk mengatur Booting.
  3. Booting pertama yaitu dari CD-ROM.
  4. Untuk mengatur Booting, pilih Boot dan untuk mengatur Booting pertama (CD-ROM), tekan (+) untuk menaikkan.
  5. Setelah itu tekan F10 untuk save dan exit, kemudian pilih YES, lalu enter.
  6. Tunggu hingga muncul tampilan BIOS, kemudian tekan F1.
  7. Tunggu hingga ada pertanyaan “ Press F1 for help, or enter to BOOT “ (untuk menginstal pilih enter, untuk pertolongan (help) tekan F1).
  8. Tunggu hingga loading Booting selesai.
  9. Akan muncul pemilihan bahasa “Choose Language” dan pilih “Indonesia – Bahasa Indonesia” maka semua bahasa pada saat proses install akan menjadi Bahasa Indonesia semua, lalu tekan enter.
  10. Selanjutnya akan muncul “Pilih Layout Keyboard” (seperti DForak , Qwerty), kita pilih “Inggris  Amerika“ (karena Inggris Amerika memakai keyboard Qwerty), enter.
  11. Mendeteksi perangkat keras untuk penggerak CD-ROM (tunggu hingga selesai).
  12. Tunggu hingga proses “Memindai CD-ROM selesai, setelah selesai akan muncul proses “Memuat komponen tambahan” (tunggu hingga selesai).
  13. Tunggu hingga proses “Sedang mendeteksi perangkat keras Jaringan”, selesai.
  14. Tunggu hingga proses “Sedang mengonfigurasi Jaringan dengan DHCP”, selesai.
  15. Selanjutnya akan muncul tulisan “Mengonfigurasi jaringan” (otokonfigurasi jaringan DHCP telah gagal mungkin juga server DHCP lambat), pilih teruskan dan enter.
  16. Kemudian akan muncul “Mengonfigurasi jaringan” lagi atau memilih metode konfigurasi jaringan, pilih “Konfigurasi jaringan secara manual” dengan cara tekan tanda panah atas atau panah bawah), kemudian enter.
  17. Selanjutnya akan muncul “Mengonfigurasi jaringan” tapi disini untuk mengatur “Nama host”  (isi nama host dengan nama sesuka anda,  misal;ricky), pilih teruskan dengan cara tekan tombol Tab (Tabulasi) kemudian anter.
  18. Lalu mendeteksi harddisk atau perangkat keras lainnya (tunggu hingga selesai).
  19. Memulai program pemartisi harddisk.
  20. Jika muncul “Partisi harddisk” untuk memillih Metode Pemartisian, pilih manual dengan cara tekan tombol panah kebawah sampai pada tulisan “Manual”, jika pada tulisan “Manual” tekan enter.
  21. Selanjutnya muncul “Partisi harddisk” lagi, tetapi disini untuk mengatur partisi harddisk. Sebelum membuat partisi baru, hapus semua partisi yang ada terlebih dahulu.
-          Pilih No.1 primer 5,0 GB ext (dengan menekan tombol panah bawah), lalu enter. Pada susunan partisi pilih “Hapus Partisi ini” dengan menekan tombol panah bawah, sampai pada hapus tulisan partisi ini, lalu enter. Jika selesai menghapus pada partisi harddisk akan muncul tulisan “pri/log 5,2 GB RUANG KOSONG”.
-          Selanjutnya pilih “No.2 primer 510.0 MB F swap  swap”, lalu teakn enter. Kemudian pada susunan partisi pilih “Hapus Partisi ini” dengan menekan tombol panah bawah, sampai pada hapus tulisan partisi ini, lalu enter.
-          Selanjutnya pilih “No.5 logikal 4.7 GB  ext3” (dengan menekan tombol panah bawah), lalu enter. Kemudian pada susunan partisi pilih “Hapus Partisi ini” dengan menekan tombol panah bawah, sampai pada tulisan hapus partisi ini, lalu enter.
v  Membuat partisi Primer :
-          Pilih “pri/log 10.2 GB RUANG KOSONG”, lalu enter. Akan muncul pertanyaan “Bagaimana menggunakan ruang kosong ini:” dipartisi harddisk. Pilih “Buat partisi baru” dan enter. Kemudian akan muncul untuk membuat ukuran baru partisi: (isikan ukuran yang anda inginkan, (misal 6.0 GB) jika selesai, tekan tombol Tab (Tabulasi) dan enter. Muncul untuk memilih jenis partisi dan pilih “Primer" enter. Muncul untuk memilih lokasi partisi, pilih “awal” dan enter, tunggu hingga prose selesai. Pada susunan partisi, pilih “Selesai menyusun partisi” (dengan menekan tombol panah bawah), lalu enter. Jika pemartisian Primer selesai maka akan muncul tulisan “No. 1 primer  6.0 GB f.ext3 /).
v  Membuat partisi SWAP :
-          Pilih “pri/log 4.2 GB RUANG KOSONG” lalu enter. Akan muncul pertanyaan “Bagaimana menggunakan ruang kosong ini:” dipartisi harddisk. Pilih “Buat partisi baru” dan enter. Kemudian akan muncul untuk membuat ukuran baru partisi: (isikan ukuran yang anda inginkan, karena untuk pemartisian SWAP ukuran partisi harus 2kali dari ukuran memory (misal; jika memory kita 256MB maka kita masukkan 512MB, tekan Tabulasi lalu enter).Pada susunan partisi pilih “Gunakan sebagai : system berkas berjunal ext3” dan enter, lalu muncul pertanyaan “Bagaimana partisi ini digunakan:” pilih ruang swap (dengan menekan tombol panah bawah), lau enter. Kemudian kembali pada susunan partisi , pilih “Selesai menyusun partisi” (dengan menekan tombol panah bawah, lalu enter). Jika selesai akan muncul “No.2 primer 510.0MB f swap swap”.
v  Membuat partisi logikal pada harddisk:
-          Pilih “pri/log 3.7GB RUANG KOSONG” lalu enter. Akan muncul pertanyaan “Bagaimana menggunakan ruang kosong ini:” dipartisi harddisk. Pilih “Buat partisi baru” dan enter. Kemudian akan muncul untuk membuat ukuran baru partisi: (isikan ukuran yang anda inginkan, tetapi untuk ukuran partisi pada logical tidak diganti, karena sudah sisa dari pemakaian Primer dan SWAP. Pada susunan partisi, pilih “Selesai menyusun partisi” dengan menekan tombol panah bawah, lalu enter. Jika selesai akan muncul ”No.5 logikal 4.7GB f ext3 /home”.
  1. Jika semua selesai dipartisi, pilih “Selesai memartisi dan tulis perubah-perubahannya keharddisk” (dengan menekan tombol panah bawah, lalu enter).
  2. Selanjutnya akan ada pertanyaan “Tuliskan perubahan yang terjadi pada harddisk” pilih “Ya” dengan menekan tombol Tabulasi, lalu enter.
  3. Tunggu hingga proses susunan partisi selesai.
  4. Kemudian muncul tulisan “Mengonfigurasi zona waktu” dan ada pertanyaan “Pilih kota dalam zona waktu anda :”. Pilih “Jakarta” lalu enter. Tunggu hingga proses “Mengonfigurasi zona waktu” selesai.
  5. Selanjutnya “Menata pengguna dan kata sandi” dan masukkan kata sandi root dengan nama sesuka anda (misal; ricky), tekan tabulasi dan enter.
  6. Pada “Menata pengguna dan kata sandi” akan ada pertanyaan “Masukkan lagi kata sandi untuk verifikasi” (isi dengan nama sesuka anda, misal; ricky).
  7. Masukkan Nama lengkap dari pengguna baru (isi dengan nama sesuka anda, misal; ricky), tekan tabulasi lalu enter.
  8. Masukkan nama untuk akun anda. (isi dengan nama sesuka anda, misal; ricky)
  9. Masukkan kata sandi untuk pengguna baru. (isi dengan nama sesuka anda, misal; ricky)
  10. Masukkan lagi kata sandi untuk verifikasi (harus sama dengan nama kata sandi sebelumnya).
  11. Tunggu hingga proses “Memasang system dasar selesai”. (ini dalam proses biasanya lama sendiri)
  12. Kemudian muncul “Mengonfigurasi pengelola paket” dan ada pertanyaan “Gunakan suatu jaringan cermin (mirror)?” pilih “Tidak” dengan menekan tombol Tabulasi lalu enter.
  13. Tidak dapat mengakses pemutakhiran keamanan, tekan Tabulasi (teruskan), lalu enter.
  14. Tunggu hingga proses “Memilih dan memasang perangkat lunak” selesai.
  15. Kemudian muncul “Sedang mengonfigurasi popularity-contest” dan muncul pertanyaan “Berpartisi dalam Survey Penggunaan Paket Debian” pilih “Tidak”.
  16. Pada “Pemilihan Perangkat Lunak”, pilih perangkat lunak yang ingin diinstall yaitu “Basis data SQL” (untuk memilihnya, hapus bintang pada “Lingkungan Desktop” dengan menekan spasi, tekan tombol panah bawah sampai “Basis data SQL” dan spasi, lalu tekan Tabulasi (teruskan), lalu enter.
  17. Tunggu hingga proses “Memilih dan memasang perangkat lunak” selesai.
  18. Tunggu hingga proses “Memasang Boot Loader GRUB” selesai.
  19. Pada pertengahan akan muncul “Memasang boot loader GRUB pada harddisk” dan ada pertanyaan “Memasang boot loader GRUB pada master boot record?” pilih “Ya” dengan menekan tombol Tabulasi, lalu enter. Kemudian akan melanjutkan proses “Memasang Boot Loader GRUB”.
  20. Jika kaset keluar akan muncul “Menyelesaikan Instalasi” dan Instalasi selesai, pilih teruskan lalu enter.
  21. Sedang menyelesaikan instalasi.         



SELAMAT MENCOBA, SEMOGA BERHASIL DAN TIDAK ADA KENDALA APAPUN.

Konfigurasi Squid


Konfigurasi Squid


  1.   Pastikan PC kita sudah terinstall OS Linux Debian.
  2.  Tancapkan Flashdisk yang ada debiancd5.iso ( debian yang sudah di databasekan).
  3.  Kita mount flashdidk dengan cara, # mount /dev/sda1 /mnt à (sda1 adalah kedeteknya flashdisk ke debian).
  4. Kemudina kita masuk ke direktori “mnt” , # cd /mnt
  5. Kita copy file yang ada di flashdisk ke harddisk dengan cara, # cp nama file.iso /home/debian à # cp debiancd5.iso /home/debian “ tunggu hingga selesai.
  6.  Masuk ke direktori debian, # cd /home/debian.
  7.  # mount –o loop debiancd5.iso /media/cdrom
  8.  # apt-cdrom –d /media/cdrom –m add
  9.  # apt-get install squid, tunggu hingga proses penginstallan selesai.
  10.  # nano /etc/squid/squid.conf dan enter. Di sini cari tulisan “http_port 3128” dan tambahkan tulisan “transparent” menjadi “http_port 3128 tansparent” , cari tulisan “visible_hostname” tambahkan tulisan di bawah “none” “visible_hostname proxy.ricky.com”, cari tulisan “webmaster” tuliskan dibawah “default” “cache_mgr ricky@ricky.co.id” kalau sudah kita simpan dan keluar tekan Ctrl+X dan Y. ( untuk find atau mencari tekan Ctrl+W).
  11.  Buat file dengan nama blok.txt, # nano blok.txt dan ketikkan facebook.com.
  12.  # squid –z
  13. Install squid selesai à SELAMAT MENCOBA ß .

Jumat, 20 Juli 2012

Gerbang Logika


Digital ( Gerbang Logika )

  1.      Digital ( Gerbang Logika ) :

·  Biner               : 0-1
Contoh Bilangan Biner :
162 = 16 : 2 = 8 sisa 0            152 = 15 : 2 = 7 sisa 1
          8 : 2 = 4 sisa 0              7 : 2 = 3 sisa 1
          4 : 2 = 2 sisa 0              3 : 2 = 1 sisa 1
          2 : 2 = 1 sisa 0              Jadi bilangan biner dari
Jadi bilangan biner dari            15 = 11112
16 = 1    0    0    0    02        15 = 1 (23) + 1 (22) + 1 (21) + 1 (20)
                     24  23   22   21   20         = 8 + 4 + 2 + 1 = 15
16 = 1 (24) = 16
Contoh bilangan Biner ke Oktal (di ambil 3digit dari kanan):
11  110  011  0012
112 = 38                                           1102 = 68
1 (21) + 1 (20) = 2 + 1 =3     1 (22) + 1 (21) + 1 (20) = 4 + 2 = 6

 0112 = 38                                                          0012 = 18
 0 (22) + 1 (21) + 1 (20) = 2 + 1 =3      0(22) + 0(21) + 1(20) = 1

Contoh bilangan Biner ke HexaDesimal ( mengelompokkan 4 digit paling kanan ) :
0100  1111  0101  11002
11002 = C16
1 (23) + 1 (22) + 0 (21) + 0 (20) = 8 + 4 + 0 + 0 = 12 (C16)
01012 = 516
0 (23) + 1 (22) + 0 (21) + 1 (20) = 0 + 4 + 0 + 1 = 
11112 = F16
1 (23) + 1 (22) + 1 (21) + 1 (20) = 8 + 4 + 2 + 1 = 15 (F16)
01002 = 416
0 (23) + 1 (22) + 0 (21) + 0 (20) = 0 + 4 + 0 + 0 = 4
                                                                                        
·  Oktal = 0 – 7
Oktal adalah system bilangan yang berbasis 8 dan mempunyai 8 simbol yang berbeda.
Contoh bilangan Oktal di jadikan ke Biner :
35278
38 = 0112             58 = 1012             28 = 0102               78 = 1112
3 : 2 = 1 sisa 1  5 : 2 = 2 sisa 1   2 : 2 = 1 sisa 0    7 : 2 = 3 sisa 1
                                    2 : 2 = 1 sisa 0                              3 : 2 = 1 sisa 1
            Setiap digit bilangan Oktal disajikan dengan 3 digit bilangan Biner. Jika hanya ada 2 digit, depannya kita tambahkan 0 (nol) seperti 38 dan 28.
                                                       
·  Desimal = 0 – 9
             Contoh bilangan Desimal ke Oktal ( di bagi dengan 8 sisa di catat ) :
            581910 = 132728               5819 : 8 = 727 sisa 3
                                                      727 : 8 = 90 sisa 7
                                                      90 : 8 = 11 sisa 2
                                                      11 : 8 = 1 sisa 3
             Contoh bilangan Desimal ke HexaDesimal (membagi bilangan tersebut dengan 16):
             340910 = D5116                      3409 : 16 = 213 sisa 1
                                                      213 : 16 = 13 sisa 5
                                                      13 : 16 = 0 sisa 13
·  HexaDesimal = 0 – F
              HexaDesimal adalah bilangan dengan basis 168 dan mempunyai 16 simbol 0-15(F)

              Contoh Bilangan HexaDesimal :
              152B16 = 1 (163) + 5 (162) + 2 (161) + 11 (160)
                          = 1 (4096) + 5 (256) + 2 (16) + 11 (1)
                          = 4096 + 1280 + 32 + 11 = 541910
               Contoh bilangan HexaDesimal ke Biner (4 digit HexaDesimal diubah secara terpisah ke 4 digit bilangan Biner ) :
              2A5C16  = 216 = 2 : 2 = 1 sisa 0           516 = 5 : 2 = 2 sisa 1
                               A16 = 10 : 2 = 5 sisa 0         2 : 2 = 1 sisa 0
                                        5 : 2 = 2 sisa 1            C16 = 12 : 2 = 6 sisa 0
                                        2 : 2 = 1 sisa 0            6 : 2 = 3 sisa 0
                                                                           3 : 2 = 1 sisa 1
                    Jadi nilai dari 2A5C16 = 0010 1010 0101 11002

2.     Konversi Bilangan :
·  A = ASCII = 65
·  Biner Oktal Desimal HexaDesimal
                            0         0         0              0
                            1          1         1              1
                                        2         2              2
                  10 = 1010      12       10            A

Sabtu, 25 Februari 2012

SHARING WINDOWS ke WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD

SHARING WINDOWS ke WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD


1.    Pastikan ada dua PC atau computer yang sudah terinstall OS Windows XP dan sipakan WI-FInya.
2.    Pilih file dan aplikasi yang akan di share, lalu klik kanan pada file dan aplikasi, pilih “Sharing and security” kemudian klik “If you understand the security risks but want to share files without running the wizard, click here.” Setelah di klik akan muncul kotak “Enable file sharing” pilih “just enable file sharing” dan OK.
3.    Di Start Menu Properties pada “Network sharing and security” klik di “Share this folder on the network” dan klik pada “Allow network users to change my files” pilih dan klik Apply, alu OK.
4.    Untuk memunculkan password pada saat file dan aplikasi di share, dengan cara klik start  klik kanan pada My Computer  pilih Manage.
5.    Di “Computer Management” pilih dan klik “Local Users and Groups”, lalu pilih users, kemudian klik kanan pada “Guest” pilih “Set Password” setelah itu muncul kotak “Set password for Guest” klik “Proceded” setelah itu masukkan password yang Anda inginkan, missal “QWERTY”(besar kecilnya kata memengaruhi password) dan OK. Jika “Guest” ada tanda silang merah, klik dua kali pada “Guest” di “Guest Properties” hilangkan tanda centang (√) pada “Account is disabled” lalu pilih Apply dan OK.
6.    Setelah itu tancapkan USB Wirelesnya (disini saya memakai “Wireless – G USB Network Adapter”), kemudian klik “Next  Next” sampai selesai, lalu klik dua kali driver untuk USB Wireless pilih “Unzip” , kemudian menuju ke “Local Disk (C)” pilih “Linksys Driver” klik “Setup” lalu akan muncul kotak “LINKSYS” pilih “Click here to start” di “License Agreement” klik Next, tunggu himgga “Installing the files on your PC” sampai selesai. Di kotak “Connecting the Adapter” pilih Next. Setelah selesai akan muncul kotak berwarna hijau di bawah pojok kanan, klik dua kali pada kotak tersebut. Pilih “Manual Setup” kemudian di “ Creating a Profile” pilih “Specify network settings” dan masukkan IP Address dan subnetmasknya, misal:
IP Address    : 192.168.1.1
Subnet Mask    : 255.255.255.0  lalu Next, setelah itu pilih “Ad-Hoc Mode” dan masukkan nama di kotak “SSID” terserah Anda, misal “Ricky” lalu Next  Next dan Save, setelah itu “Connect to Network.”
7.    Pada PC atau komputer satunya atur subneting untuk ethernetnya, dengan cara klik Start  Control Panel.
8.    Di “Control Panel” pilih “Network Connection” lalu klik kanan pada “Local Area Network” klik “Properties”.
9.     Di “Local Area Connection Properties” pilih dan klik “Internet Protocol (TCP/IP)”, kemudian klik “Properties”.
10.    Di “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, klik “Use the following IP Address :” dan masukkan nilai subnetingnya atau alamat IPnya terserah Anda, tetapi harus satu segment(satu jaringan), missal :
IP Address    : 192.168.1.2
Subnet Mask    : 255.255.255.0  karena di PC atau komputer yang satunya, di USB Wireless sudah kita atur subnetingnya, maka kita tidak perlu mengatur subnetingnya di “Local Area Network”.
11.    Jika “firewall windows” aktif, jangan aktifkan dengan cara klik Start  Control Panel, kemudian pilih “Network Connections” pilih “Change Windows Firewall Settings” di “Windows Firewall” pilih dan klik “off (not recommended)” dan OK.
12.    Agar jaringan Wi-Finya pair to pair (Ad-Hoc), pilih dan klik gambar bintang                                         dengan tulisan “Change the order of preferred networks”, lalu muncul kotak “Wireless Network Connection Properties” pilih “Advanced” dibawah, di bawah “Advanced” klik “Computer to computer (ad hoc) networks only” dan hilangkan tanda centang (√) pada tulisan “Automatically connect to non-proferred networks” dan klik close.
13.    Jika selesai, connectkan Wi-Finya ke Wi-Fi yang namanya “Ricky” karena pada saat memasukkan nama di USB Wireless saya ketikkan “Ricky”.
14.    Kemudian ping PC yang sudah di Install Wi-Fi dan sudah diatur subnetingnya, dengan cara klik start  run  kemudian masukkan IP Addressnya, misal \\192.168.1.1 (IP Address USB Wireless).
15.    Jika tidak bisa, coba restart kedua PC atau Komputer. Jika masih tetap tidak bisa, maka settingannya ada yang berubah, setting ulang seperti dengan cara – cara diatas.
16.    Sekian dari saya, apabila ada salah kata atau salah pengetikkan, saya mohan maaf yang sebesar – besarnya dan terima kasih banyak.

SELAMAT MENCOBA

SHARING WINDOWS ke LINUX, LINUX KE WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD

SHARING WINDOWS ke LINUX, LINUX KE WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD



1.    Pastikan ada dua PC atau computer yang sudah terinstall OS Windows XP dan OS Linux Debian (Linux Debian VM Ware) dan siapkan Wi-Finya.
2.    Di Linux Debian kita pilih Aplikasi  Accessories  Root Terminal dan klik, lalu akan muncul kotak untuk memasukkan kata sandi root, masukkan kata sandi root misal “ricky” karena pada saat menginstall untuk memberi password root, saya beri password “ricky”.
3.    Setelah itu ketikkan “Dmesg | grep eth” untuk mengecek apakah ethernet atau Lan Card terdetek.
4.    nano /etc/network/interfaces (nano bisa diganti dengan vim) disini untuk mengatur IP Ethernetnya, enter dan ketikkan di bawah “iface lo inet loopback”, untuk IPnya terserah Anda, tetapi harus satu segment atau satu jaringan, misal:
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.3
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1  lalu tekan Ctrl+X, pilih “Y” untuk menyimpan.
5.    /etc/init.d/networking restart, disini untuk merestart network setelah di setting agar settinngan network pada ethernet dapat tersimpan dan dikenali.
6.    Setelah itu ketikkan “apt-get install samba” (disini untuk menginstall samba karena di Linux samba sebagai konfigurasi Sharing), pada saat menginstall samba muncul pertanyaan dan pilih “Y”, lalu “masukkan nama user domain/workgroup:” ketikkan “WORKGROUP” (masukkan dengan nama terserah, tetapi samakan dengan nama komputer di OS Windows), kemudian ada pertanyaan “Modify smb.conf to use WINS setting from DHCP?” pilih “tidak”, tunggu hingga install samba selesai.
7.    Jika selesai, lalu ketikkan “nano /etc/samba/smb.conf” dan enter. Di sini pada “Networking” hilangkan tanda (;), di “interfaces” ganti nilainya menjadi interfaces=192.168.1.3/24 (terserah Anda, tetapi IP Addressnya harus sama dengan Address yang telah di atur di ”etc/network/interfaces” ), lalu di “Authentication” pada “Security” hilangkan (;) dan ketikkan user, di bawah “printers” ketikkan :
[Ricky]bisa di ganti dengan nama lain terserah Anda
    path = /home/ricky
    browseable = yes
    public = yes
    writable = yes
    guest ok = yes
    read only = no
    create mask = 0777  setelah selesai tekan Ctrl+X dan pilih “Y” untuk menyimpan settingannya atau konfigurasinya.
8.    Lalu ketikkan “/etc/init.d/samba restart” di sini untuk menyimpan konfigurasi pada samba setelah di setting.
9.    Buat file untuk di share, dengan cara “nano nama file.txt, misal nano coba.txt. coba.txt bisa diganti dengan nama lain tetapi extentionnya harus .txt” dan enter, lalu ketikkan terserah Anda, misal “coba – coba” kemudian simpan dengan cara Ctrl+X dan pilih “Y”.
10.    Ketikkan “chmod 0777 coba.txt”, dsini untuk memberi hak akses pada file coba.txt
11.    Kemudian ketikkan “smbpasswd –a ricky (ricky nama user di Linux Debian)” disini untuk memunculkan password ketika Windows menghubungi atau nge-ping Linux.
12.    Klik kanan pada kotak ethernet di VM Ware (kotak ethernetnya berwarna hijau, di bawah pojok kanan), klik “edit” di “Network adapter” pilih dan klik “Bridged: Connected directly to the physical network” dan OK.
13.    Setelah itu keluar dari Linux Debian yang ada di VMWare, tancapkan USB Wireless nya, kemudian klik “Next – Next” sampai selesai, lalu klik dua kali driver untuk USB Wireless pilih “Unzip”, kemudian menuju ke “Local Disk (C):” pilih “Linksys Driver”, klik “Setup”, lalu akan muncul kotak “LINKSYS” pilih “Click here to start” di “License Agreement” klik Next, tunggu himgga “Installing the files on your PC” sampai selesai. Di kotak “Connecting the Adapter” pilih Next. Setelah selesai akan muncul kotak berwarna hijau di bawah pojok kanan, klik dua kali pada kotak tersebut. Pilih “Manual Setup” kemudian di “ Creating a Profile” pilih “Specify network settings” dan masukkan IP Address dan subnetmasknya, misal:
IP Address    : 192.168.1.1
Subnet Mask    : 255.255.255.0  lalu Next, setelah itu pilih “Ad-Hoc Mode” dan masukkan nama di kotak “SSID” terserah Anda, misal “Ricky” lalu Next  Next dan Save, setelah itu “Connect to Network.”
14.    Pada PC atau komputer satunya atur IP Address untuk ethernetnya, dengan cara klik start  Control panel.
15.    Di “Control Panel” pilih “Network Connection” lalu klik kanan pada “Local Area Network” klik “Properties”.
16.    Di “Local Area Connection Properties” pilih dan klik “Internet Protocol (TCP/IP)”, kemudian klik “Properties”.
17.    Di “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, klik “Use the following IP Address :” dan masukkan nilai subnetingnya atau alamat IPnya terserah Anda, tetapi harus satu segment(satu jaringan), missal :
IP Address    : 192.168.1.2
Subnet Mask    : 255.255.255.0
Gateway    : 192.168.1.1
18.    Jika “firewall windows” aktif, jangan aktifkan dengan cara klik Start  Control Panel, kemudian pilih “Network Connections” pilih “Change Windows Firewall Settings” di “Windows Firewall” pilih dan klik “off (not recommended)” dan OK.
19.    Agar jaringan Wi-Finya pair to pair (Ad-Hoc), pilih dan klik gambar bintang                                         dengan tulisan “Change the order of preferred networks”, lalu muncul kotak “Wireless Network Connection Properties” pilih “Advanced” dibawah, di bawah “Advanced” klik “Computer to computer (ad hoc) networks only” dan hilangkan tanda centang (√) pada tulisan “Automatically connect to non-proferred networks” dan klik close.
20.    Untuk memunculkan password pada saat Linux menghubungi atau nge-ping Windows, dengan cara klik Start  klik kanan pada “My Computer” pilih “Manage”.
21.    Di “Computer Management” pilih dan klik “Local Users and Groups”, lalu pilih users, kemudian klik kanan pada “Guest” pilih “Set Password” setelah itu muncul kotak “Set password for Guest” klik “Proceded” setelah itu masukkan password yang Anda inginkan, missal “QWERTY”(besar kecilnya kata memengaruhi password) dan OK. Jika “Guest” ada tanda silang merah, klik dua kali pada “Guest” di “Guest Properties” hilangkan tanda centang (√) pada “Account is disabled” lalu pilih Apply dan OK.
22.    Jika selesai, connectkan Wi-Finya ke Wi-Fi yang namanya “Ricky”.
23.    Kemudian masuk ke Linux Debian yang ada di VM Ware, di desktop Debian, klik dua kali pada Rumah Ricky ( Ricky sesuai dengan nama yang pada saat menginstall Debian atau nama user ), pilih “File” klik “Buka Lokasi”, pada “Open Location” di kotak “Location :” ketikkan “smb://Ip address di windows atau IP address USB Wirelessnya, misal smb://192.168.1.1” kemudian akan muncul kotak untuk memasukkan password, masukkan password yang telah di atur di “Guest” misal “QWERTY” lalu muncul file Windows yang telah di share.
24.    Keluar dari Linux Debian, sekarang menghubungi atau nge-ping IP address Linux Debian, dengan cara klik Start  Run, masukkan IP address Linux Debian, misal “\\192.168.1.3”.
25.    Sekian dari saya, apabila ada salah kata atau salah pengetikkan, saya mohan maaf yang sebesar – besarnya dan terima kasih banyak.


SELAMAT MENCOBA







CARA SETTING REPEATER WIRELESS TP-LINK “TL-WA60IG”

CARA SETTING REPEATER WIRELESS TP-LINK “TL-WA60IG”

1. Klik icon wireless ( di taskbar pojok kanan bawah ), lalu pilih “Network and Sharing Center”, kemudian pilih “Change adapter Settings”, dan pilih “Wireless Network Conection”.
2.    Di “Wireless Network Connection Status” klik “Properties” dan klik dua kali di “Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)”, kemudian klik “Use the following IP address:” dan masukkan IP Address terserah Anda yang penting satu segment dengan IP Wireless TP-Link, misal :
IP Address        : 192.168.1.201
Subnet Mask    : 255.255.255.0  dan OK, di sini untuk menyeting IP Address Wireless Laptop atau komputer agar 1 segment dengan IP default Wireless TP-Link, IP default TP-Link adalah “192.168.1.1”.
3.    Klik icon wireless, kemudian connectkan dengan Wi-Fi “TP-LINK_B776FD”.
4.    Setelah connect, buka “Mozila Firefox”, ketikkan di “address bar” IP default wireless TP-LINK “192.168.1.1”, lalu muncul jendela atau kotak “Autentikasi Diwajibkan” di “Nama Pengguna:” masukkan atau ketikkan “admin” dan di “Sandi:” ketikkan “admin”.
5.    Akan muncul “TP-LINK”, klik “Network:”, di “LAN” pilih “IP Address” ketikkan “192.168.2.200”, terserah Anda tetapi harus satu segment dengan IP Address “LAB. TKJ BARAT”, IP-nya “192.168.2.254” dan Save.
6.    Jika di refresh muncul “Sambungan diputus” itu benar karena IP Addressnya sudah saya ganti dengan “192.168.2.200”, atur IP Wirelessnya agar satu segment dengan IP Address Wireless TP-LINK dengan cara klik icon wireless, lalu pilih “Network and Sharing Center”, kemudian kemudian pilih “Change adapter Settings”, pilih “Wireless Network Conection”.
7.    Di “Wireless Network Connection Status” klik “Properties” dan klik dua kali di “Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4)”, kemudian klik “Use the following IP address:” dan masukkan IP Address, misal :
IP Address        : 192.168.2.201
Subnet Mask    : 255.255.255.0  dan OK.
8.    Setelah itu buka “Mozila Firefox”, ketikkan di “address bar”  “192.168.2.200”, lalu muncul jendela atau kotak “Autentikasi Diwajibkan” di “Nama Pengguna:” masukkan atau ketikkan “admin” dan di “Sandi:” ketikkan “admin”.
9.    Klik “wireless” dan di “wireless settings” ganti “SSID” dengan “ricky” atau yang lainnya, di “Region” ganti dengan “Japan” di “Channel” ganti dengan “3”.
10.    Jika di refresh muncul “Sambungan diputus” itu benar karena nama Wi-Fi sudah saya ganti dengan “ricky” sekarang connectkan dengan Wi-Fi yang namanya “ricky”, buka “Mozila Firefox” klik “Coba lagi atau di refresh”.
11.    Setelah itu pilih “Wireless Mode” di “Wireless Mode Settings” pilih “Universal Repeater” dan pilih “Survey (dibawah sendiri)” untuk mencari “MAC Address LAB. TKJ BARAT”  dan “MAC Address LAB. TKJ BARAT adalah 00-0E-E8-CE-15-00” atau otomatis akan terisi sendiri setelah di pilih “Survey” pilih “LAB. TKJ BARAT” dan connectkan, jika tidak ada “refresh” dan “Save”.
12.    Dan otomatis Wi-Fi yang namanya “ricky” hilang dan yang ada Wi-Fi “LAB. TKJ BARAT” dan connectkan dengan Wi-Fi “LAB. TKJ BARAT”.
13.    Kemudian di “address bar” ketikkan IP “LAB. TKJ BARAT” yaitu “192.168.2.254”. Jika berhasil maka setting “merepeaterkan LAB.TKJ BARAT” berhasil, dan coba di “address bar” ketikkan IP “TP-LINK”, yaitu “192.168.2.200”.
14.    Sekian dari saya, apabila ada salah kata atau salah pengetikkan, saya mohan maaf yang sebesar – besarnya dan terima kasih banyak.








SELAMAT MENCOBA