Flaming Soccer ball SHARING WINDOWS ke LINUX, LINUX KE WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD ~ Ricky TKJ-1
SEMOGA BERMANFAAT

Blogger templates

Sabtu, 25 Februari 2012

SHARING WINDOWS ke LINUX, LINUX KE WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD

SHARING WINDOWS ke LINUX, LINUX KE WINDOWS MENGGUNAKAN WI-FI DENGAN MEMUNCULKAN PASSWORD



1.    Pastikan ada dua PC atau computer yang sudah terinstall OS Windows XP dan OS Linux Debian (Linux Debian VM Ware) dan siapkan Wi-Finya.
2.    Di Linux Debian kita pilih Aplikasi  Accessories  Root Terminal dan klik, lalu akan muncul kotak untuk memasukkan kata sandi root, masukkan kata sandi root misal “ricky” karena pada saat menginstall untuk memberi password root, saya beri password “ricky”.
3.    Setelah itu ketikkan “Dmesg | grep eth” untuk mengecek apakah ethernet atau Lan Card terdetek.
4.    nano /etc/network/interfaces (nano bisa diganti dengan vim) disini untuk mengatur IP Ethernetnya, enter dan ketikkan di bawah “iface lo inet loopback”, untuk IPnya terserah Anda, tetapi harus satu segment atau satu jaringan, misal:
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.3
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1  lalu tekan Ctrl+X, pilih “Y” untuk menyimpan.
5.    /etc/init.d/networking restart, disini untuk merestart network setelah di setting agar settinngan network pada ethernet dapat tersimpan dan dikenali.
6.    Setelah itu ketikkan “apt-get install samba” (disini untuk menginstall samba karena di Linux samba sebagai konfigurasi Sharing), pada saat menginstall samba muncul pertanyaan dan pilih “Y”, lalu “masukkan nama user domain/workgroup:” ketikkan “WORKGROUP” (masukkan dengan nama terserah, tetapi samakan dengan nama komputer di OS Windows), kemudian ada pertanyaan “Modify smb.conf to use WINS setting from DHCP?” pilih “tidak”, tunggu hingga install samba selesai.
7.    Jika selesai, lalu ketikkan “nano /etc/samba/smb.conf” dan enter. Di sini pada “Networking” hilangkan tanda (;), di “interfaces” ganti nilainya menjadi interfaces=192.168.1.3/24 (terserah Anda, tetapi IP Addressnya harus sama dengan Address yang telah di atur di ”etc/network/interfaces” ), lalu di “Authentication” pada “Security” hilangkan (;) dan ketikkan user, di bawah “printers” ketikkan :
[Ricky]bisa di ganti dengan nama lain terserah Anda
    path = /home/ricky
    browseable = yes
    public = yes
    writable = yes
    guest ok = yes
    read only = no
    create mask = 0777  setelah selesai tekan Ctrl+X dan pilih “Y” untuk menyimpan settingannya atau konfigurasinya.
8.    Lalu ketikkan “/etc/init.d/samba restart” di sini untuk menyimpan konfigurasi pada samba setelah di setting.
9.    Buat file untuk di share, dengan cara “nano nama file.txt, misal nano coba.txt. coba.txt bisa diganti dengan nama lain tetapi extentionnya harus .txt” dan enter, lalu ketikkan terserah Anda, misal “coba – coba” kemudian simpan dengan cara Ctrl+X dan pilih “Y”.
10.    Ketikkan “chmod 0777 coba.txt”, dsini untuk memberi hak akses pada file coba.txt
11.    Kemudian ketikkan “smbpasswd –a ricky (ricky nama user di Linux Debian)” disini untuk memunculkan password ketika Windows menghubungi atau nge-ping Linux.
12.    Klik kanan pada kotak ethernet di VM Ware (kotak ethernetnya berwarna hijau, di bawah pojok kanan), klik “edit” di “Network adapter” pilih dan klik “Bridged: Connected directly to the physical network” dan OK.
13.    Setelah itu keluar dari Linux Debian yang ada di VMWare, tancapkan USB Wireless nya, kemudian klik “Next – Next” sampai selesai, lalu klik dua kali driver untuk USB Wireless pilih “Unzip”, kemudian menuju ke “Local Disk (C):” pilih “Linksys Driver”, klik “Setup”, lalu akan muncul kotak “LINKSYS” pilih “Click here to start” di “License Agreement” klik Next, tunggu himgga “Installing the files on your PC” sampai selesai. Di kotak “Connecting the Adapter” pilih Next. Setelah selesai akan muncul kotak berwarna hijau di bawah pojok kanan, klik dua kali pada kotak tersebut. Pilih “Manual Setup” kemudian di “ Creating a Profile” pilih “Specify network settings” dan masukkan IP Address dan subnetmasknya, misal:
IP Address    : 192.168.1.1
Subnet Mask    : 255.255.255.0  lalu Next, setelah itu pilih “Ad-Hoc Mode” dan masukkan nama di kotak “SSID” terserah Anda, misal “Ricky” lalu Next  Next dan Save, setelah itu “Connect to Network.”
14.    Pada PC atau komputer satunya atur IP Address untuk ethernetnya, dengan cara klik start  Control panel.
15.    Di “Control Panel” pilih “Network Connection” lalu klik kanan pada “Local Area Network” klik “Properties”.
16.    Di “Local Area Connection Properties” pilih dan klik “Internet Protocol (TCP/IP)”, kemudian klik “Properties”.
17.    Di “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, klik “Use the following IP Address :” dan masukkan nilai subnetingnya atau alamat IPnya terserah Anda, tetapi harus satu segment(satu jaringan), missal :
IP Address    : 192.168.1.2
Subnet Mask    : 255.255.255.0
Gateway    : 192.168.1.1
18.    Jika “firewall windows” aktif, jangan aktifkan dengan cara klik Start  Control Panel, kemudian pilih “Network Connections” pilih “Change Windows Firewall Settings” di “Windows Firewall” pilih dan klik “off (not recommended)” dan OK.
19.    Agar jaringan Wi-Finya pair to pair (Ad-Hoc), pilih dan klik gambar bintang                                         dengan tulisan “Change the order of preferred networks”, lalu muncul kotak “Wireless Network Connection Properties” pilih “Advanced” dibawah, di bawah “Advanced” klik “Computer to computer (ad hoc) networks only” dan hilangkan tanda centang (√) pada tulisan “Automatically connect to non-proferred networks” dan klik close.
20.    Untuk memunculkan password pada saat Linux menghubungi atau nge-ping Windows, dengan cara klik Start  klik kanan pada “My Computer” pilih “Manage”.
21.    Di “Computer Management” pilih dan klik “Local Users and Groups”, lalu pilih users, kemudian klik kanan pada “Guest” pilih “Set Password” setelah itu muncul kotak “Set password for Guest” klik “Proceded” setelah itu masukkan password yang Anda inginkan, missal “QWERTY”(besar kecilnya kata memengaruhi password) dan OK. Jika “Guest” ada tanda silang merah, klik dua kali pada “Guest” di “Guest Properties” hilangkan tanda centang (√) pada “Account is disabled” lalu pilih Apply dan OK.
22.    Jika selesai, connectkan Wi-Finya ke Wi-Fi yang namanya “Ricky”.
23.    Kemudian masuk ke Linux Debian yang ada di VM Ware, di desktop Debian, klik dua kali pada Rumah Ricky ( Ricky sesuai dengan nama yang pada saat menginstall Debian atau nama user ), pilih “File” klik “Buka Lokasi”, pada “Open Location” di kotak “Location :” ketikkan “smb://Ip address di windows atau IP address USB Wirelessnya, misal smb://192.168.1.1” kemudian akan muncul kotak untuk memasukkan password, masukkan password yang telah di atur di “Guest” misal “QWERTY” lalu muncul file Windows yang telah di share.
24.    Keluar dari Linux Debian, sekarang menghubungi atau nge-ping IP address Linux Debian, dengan cara klik Start  Run, masukkan IP address Linux Debian, misal “\\192.168.1.3”.
25.    Sekian dari saya, apabila ada salah kata atau salah pengetikkan, saya mohan maaf yang sebesar – besarnya dan terima kasih banyak.


SELAMAT MENCOBA







0 komentar:

Posting Komentar